Pengaruh Kebijakan Moneter dan Corruption Perception Index terhadap Renewable Energy Investment
DOI:
https://doi.org/10.24036/ecosains.v14.i2.6Keywords:
Renewable Energy Investment, Central Bank Policy Rate, Corruption, Investasi Energi Terbarukan, Suku Bunga Bank Sentral, KorupsiAbstract
Investasi Energi Terbarukan merupakan investasi dalam bentuk energi terbarukan yang menjadi perhatian global pasca Perjanjian Paris 2015 untuk mencapai net zero emission pada tahun 2050. Akan tetapi, pendanaan untuk Investasi Energi Terbarukan cenderung terlalu kecil, terutama di 12 negara berkembang di dunia yang memiliki ketergantungan sangat tinggi terhadap bahan bakar fosil. Penelitian dengan menggunakan model analisis Pooled Mean Group (PMG) bertujuan untuk menganalisis pengaruh jangka panjang dan jangka pendek dari Central Bank Policy Rate, Corruption Perception Index, Exchange Rate, Gross Domestic Product Capita dan Trade Openness terhadap Renewable Energy Investment di 12 negara berkembang di dunia periode 2008Q1-2022Q4. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang variabel Central Bank Policy Rate, Corruption Perception Index dan Trade Openness menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan terhadap Renewable Energy Investment dan variabel Exchange Rate dan Gross Domestic Product Capita berpengaruh positif dan signifikan terhadap Renewable Energy Investment. Dalam jangka pendek, variabel Suku Bunga Kebijakan Bank Sentral menunjukkan pengaruh positif dan signifikan pada periode ke-3 dan variabel Produk Domestik Bruto Kapita menunjukkan pengaruh positif dan signifikan pada periode ke-2.











