Analisis Panel Simultan  Inflasi dan Pengangguran pada Negara ASEAN Kategori Upper Middle Income

Authors

  • Sri Ningsih Universitas Jambi Author
  • Deki Irawan Universitas Jambi Author

DOI:

https://doi.org/10.24036/ecosains.v14.i2.4

Keywords:

Inflasi, Pengangguran, Variabel Moneter, ASEAN Upper Middle Income Economies

Abstract

Penelitian ini menganalisis hubungan simultan antara inflasi dan pengangguran di negara ASEAN upper middle income yaitu Indonesia, Malaysia, dan Thailand periode 1995–2024. Fokus utama adalah menilai relevansi kurva Phillips dengan memasukkan variabel moneter, yaitu uang beredar, suku bunga, nilai tukar, dan kredit swasta. Metode yang digunakan adalah model persamaan simultan dengan pendekatan Two-Stage Least Squares (2SLS) untuk mengatasi masalah endogenitas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengangguran berpengaruh negatif signifikan terhadap inflasi, menegaskan adanya trade-off sesuai kurva Phillips. Sebaliknya, inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap pengangguran, sehingga hubungan timbal balik tidak sepenuhnya berlaku. Suku bunga berpengaruh positif signifikan terhadap inflasi maupun pengangguran. Hal ini menandakan bahwa kenaikan biaya pinjaman mendorong tekanan harga melalui mekanisme cost-push, sekaligus meningkatkan tingkat pengangguran. Sementara itu, uang beredar dan nilai tukar tidak berpengaruh signifikan terhadap inflasi, menunjukkan peran dominan faktor struktural dan ekspektasi inflasi di kawasan tersebut. Di sisi lain, kredit swasta berpengaruh negatif signifikan terhadap pengangguran, yang berarti perluasan akses kredit dapat menekan tingkat pengangguran. Dengan demikian, pengelolaan suku bunga dan penguatan penyaluran kredit swasta merupakan instrumen kebijakan penting untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memperluas kesempatan kerja di negara ASEAN upper middle income.

Downloads

Published

2025-11-30