Pengaruh Penerimaan Remitansi dan Kebijakan Moneter terhadap Cadangan Devisa di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.24036/ecosains.v15.i1.10Keywords:
Cadangan Devisa, Remitansi, Nilai Tukar, Suku Bunga Kebijakan , Inflasi, ARDLAbstract
Penelitian ini menganalisis dampak penerimaan remitansi dan variabel kebijakan moneter terhadap cadangan devisa Indonesia selama periode 2006Q1–2024Q4. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya pentingnya ketahanan eksternal di tengah volatilitas ekonomi global. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan jangka panjang dan jangka pendek antara remitansi, nilai tukar, suku bunga kebijakan, inflasi, dan cadangan devisa. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data time-series dan menerapkan model Autoregressive Distributed Lag (ARDL) untuk menangkap hubungan dinamis antar variabel. Temuan menunjukkan bahwa aliran remitansi berkontribusi positif dan signifikan terhadap cadangan devisa dalam jangka panjang,mencerminkan perannya sebagai sumber pembiayaan eksternal yang stabil. Nilai tukar dan suku bunga kebijakan juga menunjukkan dampak signifikan, sementara inflasi cenderung memberikan pengaruh positif terhadap akumulasi cadangan. Dalam jangka pendek, dampak-dampak tersebut bervariasi, menunjukkan dinamika penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang. Studi ini berkontribusi pada literatur dengan mengintegrasikan remitansi dan indikator kebijakan moneter utama dalam kerangka ARDL tunggal untuk Indonesia. Hasilnya memberikan wawasan yang relevan bagi kebijakan untuk memperkuat stabilitas eksternal melalui pengelolaan remitansi yang terkoordinasi dan kebijakan moneter.











